Sejarah

Sejarah

Hampir 80% masyarakat di wilayah Kabupaten Malang berada di pedasaan dengan berbagai keterbatasan yang ada, termasuk keterbatasan terhadap akses sumberdaya informasi dan komunikasi.  kesenjangan Informasi dan komunikasi juga merupakan salah satu faktor yang kemudian membuat  masyarakat tidak mempunyai kemampuan yang sama dengan kelompok masyarakat yang lain, baik itu diartikan informasi dan komunikasi sebagai realitas yang berhubungan dengan kesehariannya maupun informasi dan komunikasi sebagai sesuatu yang berhubungan dengan teknologi yang cenderung baru. “Masyarakat yang berdaya adalah masyarakat yang memiliki kesadaran dan kebutuhan terhadap informasi sebagai sumkber kekuatan (power)“.

Pada tahun 2007 Pemerintah Kabupaten Malang melalui “Bagian Pengelola Data Elektronik” telah mengupayakan berdirinya Telecenter (TC Tirto) di wilayah Kecamatan Tirtoyudo.  Berdirinya  Telecenter (TC Tirto) ini merupakan bagian dari Pemerintah Kabupaten Malang untuk menjawab permasalahan kesenjangan aksaes informasi dan komunikasi masyarakat atau lebih sering disebut kesenjangan digital.

Dengan  berdirinya TC Tirto ini diharapkan dapat turut serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan di sekitar wilayah Kecamatan Tirtoyudo dalam berbagai sektor; pendidikan, kesehatan maupun ekonomi dan lain-lain dapat meningkat lebih baik.